POROZ Hadiri Persiapan Puncak Pelaksanaan Bulan Pembiayaan Syariah di ISEF 2024
Jakarta,
26 September 2024 – Perkumpulan Organisasi Pengelola
Zakat (POROZ) turut hadir dalam pertemuan virtual yang diselenggarakan oleh
Bank Indonesia terkait persiapan puncak pelaksanaan Bulan Pembiayaan Syariah
(BPS) pada rangkaian acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2024.
Acara ini dipandu oleh Bapak Dien Mochammad Irvan, Manager of Regulating and
Deepening Sharia Capital Market di Bank Indonesia, dan dihadiri oleh perwakilan
dari Badan Wakaf Indonesia, BAZNAS, dan Forum Zakat.
Pertemuan
ini bertujuan untuk membahas berbagai teknis penyelenggaraan acara, di mana
para peserta, termasuk POROZ, diminta untuk berkolaborasi dengan lembaga lain
dalam pengisian formulir terkait keuangan syariah. Terdapat lima poin utama
yang menjadi fokus pembahasan, yaitu Gerakan Sadar Wakaf, Campaign Bulan
Syariah, Realisasi Pembiayaan selama Bulan Pembiayaan Syariah, Finance Booth
Showcase, serta Business/Financing Deals.
POROZ
sebagai salah satu pemangku kepentingan dalam pengelolaan zakat di Indonesia
turut mendukung inisiatif ini sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi dan
inklusi keuangan syariah di tanah air. Keikutsertaan POROZ juga diharapkan
dapat memperluas dampak sosial zakat dan wakaf dalam mendukung pertumbuhan
ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Sebagai
informasi, Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) merupakan agenda tahunan
yang diadakan untuk memfasilitasi berbagai kegiatan yang bertujuan mempercepat
pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, baik di tingkat domestik maupun
internasional. Salah satu program andalan dalam ISEF 2024 adalah Bulan
Pembiayaan Syariah (BPS), yang merupakan rangkaian kegiatan untuk meningkatkan
literasi dan inklusi keuangan syariah, baik dalam aspek komersial maupun
sosial, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Dengan
kolaborasi dan sinergi berbagai lembaga zakat, wakaf, dan keuangan syariah,
pelaksanaan ISEF 2024 diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan
dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.