Pelepasan Konvoi Bantuan Darat ke Gaza Utara. POROZ: 12 Kontainer Pengiriman Bantuan Kemanusiaan
Yordania,
20 September 2024 – Perkumpulan Organisasi Pengelola
Zakat (POROZ) secara resmi melepas konvoi bantuan kemanusiaan berupa 12 truk
melalui jalur darat dari Yordania menuju Gaza Utara, Palestina. Acara pelepasan
yang berlangsung di perbatasan Yordan-Palestina, King Hussein Bridge Border
Crossing, ini dihadiri oleh berbagai perwakilan penting dari lembaga-lembaga
lokal Yordania dan Pemerintah Republik Indonesia.
Pelepasan
bantuan ini dihadiri oleh perwakilan dari otoritas yg diberikan kewenangan
langsung oleh Kerajaan Yordania, Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO),
Chairman of Al Khair Foundation Imam Qasim Rashid Ahmad atau perwakilannya,
serta perwakilan dari Tentara Militer Yordania. Dari pihak Pemerintah Republik
Indonesia, turut hadir Duta Besar RI untuk Jordania dan Palestina, Ade Padmo
Sarwono, Wakil Ketua MUI Pusat Muhammad Zaitun Rasmin, Wakil Ketua DSN MUI dan
Ketua Umum POROZ KH. Bukhori Muslim, Ketua Badan Pengurus PP Muhammadiyah Imam
Mujadid Rais, Direktur Baitul Maal Hidayatullah Supendi, dan Direktur Eksekutif
NU CARE-LAZISNU Qohari Cholil. Acara ini juga dihadiri oleh 7 delegasi LAZ
anggota POROZ.
Pengiriman
bantuan ini merupakan respons nyata atas kebutuhan mendesak masyarakat Gaza
Utara yang telah mengalami konflik berkepanjangan hampir setahun terakhir.
Bantuan yang dikirimkan meliputi kebutuhan pokok, obat-obatan, serta
perlengkapan darurat yang sangat dibutuhkan oleh penduduk setempat. Dengan
menempuh jalur trans Yordania-Palestina, bantuan ini diharapkan dapat mencapai
wilayah-wilayah yang paling terdampak di Gaza Utara dengan lebih cepat dan
efisien, mengingat jalur ini adalah satu-satunya rute distribusi yang aman dan
efektif.
Duta
Besar RI untuk Jordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono, menyampaikan
apresiasinya atas kerjasama berbagai pihak dalam misi kemanusiaan ini.
“Dukungan dan solidaritas dari berbagai elemen masyarakat Indonesia sangat
berarti bagi saudara-saudara kita di Gaza. Bantuan ini adalah bukti nyata bahwa
kita tidak pernah melupakan mereka,” ujarnya.
Bantuan
ini akan melewati rute trans Yordania-Palestina dengan titik perbatasan resmi
King Hussein Bridge Border Crossing, sebelum melanjutkan perjalanan ke kota
Jericho dan melewati pengecekan ulang di pintu perbatasan Erez (Perbatasan Gaza
Utara). Dari sana, bantuan akan disalurkan ke wilayah Beit Lahia, Beit Hanoun,
Atatra, dan Jabalia di Gaza Utara, yang selama ini mengalami keterbatasan akses
bantuan akibat kondisi keamanan yang tidak stabil.
Pengiriman ini
diharapkan dapat tiba di Gaza Utara pada 24 September 2024. POROZ berharap,
melalui bantuan ini, masyarakat Gaza Utara dapat merasakan dukungan dan
solidaritas dari rakyat Indonesia, dan semoga bantuan ini menjadi jembatan
untuk lebih banyak inisiatif kemanusiaan dan kerja sama internasional di masa
mendatang.*