Ketahanan Pangan untuk Pesantren dan Dai Perbatasan RI di Kaltara
Dampak dari wabah Covid-19 sangatlah besar, tidak saja pekerja informal, keluarga rentan ekonomi, tetapi juga para santri dan pesantren. Sebagai upaya ikut andil dalam memberikan bantuan, Laznas BMH hadir membersamai mereka yang selama ini menjadi binaan dan mitra salur, seperti pesantren. “Alhamdulillah hari ini (3/8) BMH kembali datang ke Pesantren Hidayatullah di Kelurahan Selisun Nunukan dan Desa Aji Kuning Sebatik. Dimana seluruh santri dan dai selama beberapa pekan terakhir tidak keluar pondok, memberlakukan PPKM yang ditetapkan oleh Pemerintah,” terang Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Kaltara, M. Nor Komara. Bantuan ini menurutnya juga untuk memberikan rasa bahagia dan syukur kepada para santri dan dai yang berada di sana.
“Alhamdulillah saya ucapkan terima kasih banyak kepada BMH yang telah memberikan sembako kepada kami. BMH selalu memperhatikan kami yang ada di pesantren ini. Sekali lagi kami ucapkan terimakasih dan rasa syukur kepada Allah Ta’ala, sehingga kami bisa tenang dan bersyukur untuk menjalankan aktivitas dalam kondisi PPKM ini,” ungkap Pengurus Pesantren, Dzikrullah.
“Kami bersama para santri akan terus berdoa agar wabah Covid-19 ini segera Allah angkat dan segenap donatur BMH semoga Allah jaga, Allah lindungi, dikuatkan iman dan Islam-nya, sehingga terus menjadi hamba-hamba Allah yang menebar kebaikan,” sambungnya yang disambut ucapan “aamiin” oleh para santri Selain bantuan untuk santri dan dai di perbatasan, BMH juga menyisir satu demi satu rumah penduduk rentan ekonomi yang amat membutuhkan bantuan dengan mengirimkan kepedulian berupa sembako. (*)